Menjadi Berkat Bagi Sesama dan Memuliakan Tuhan|Tuesday, October 17, 2017
You are here: Home » News » Kartini Masa Kini

Kartini Masa Kini 




Kartini

Kartini Masa Kini

Artikel ini ditulis untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini ( Raden Ayu Kartini ) yang :
Lahir :tanggal 21 April 1879 di Jepara – Jawa Tengah ( Hindia- Belanda )
Wafat : tanggal 17 September 1904 di Rembang – Jawa Tengah
Terima kasih atas perjuangan Raden Ajeng Kartinj sehingga kami menjadi perempuan-perempuan masa kini yang bebas mengungkapkan keinginan dan bebas berjuang untuk meraih cita-cita kami.
Kami tidak perlu alami dipingit dan kami sudah bukan perempuan yang dibedakan dengan kaum laki-laki alias dikelas duakan Terima kasih contoh teladan yang penuh kerendahan hati. Tekun dan penuh Integritas
Mari kita ambil waktu sejenak untuk mengheningkan cipta bagi Pahlawan bangsa yang gagah perkasa ini . Biar jasa dan teladan Ibu kita RA Kartini tertanam dengan kuat dalam sanubari kita.
Kita tetap penuh semangat . Bertekun, pemberani, tapi rendah hati dan tidak lupa daratan
Penghargaan RA Kartini :
– Pahlawan kemerdekaan yang ditetapkan pada tanggal 2Mei 1964
– Tanggal 21 April merupakan tanggal memperingati hari besar yang kemudian dikenal sebagai hari Kartini
Buku-buku RA Kartini:
– Habis Gelap Terbitlah Terang
– Panggil Aku Kartini Saja

Ada satu teladan Kartini masa kini di negara sebrang Thailand.seorang gadis cantik berusia 17 tahun bernama Mint
Di kemajuan zaman digital sekarang, yang serba mudah, masih ada kondisi seorang Mint yang banting tulang untuk bertahan hidup.
Di tengah kehidupan yang keras dan sangat sulit Mint membantu ibunya mengais sampah dan memungut barang bekas untuk kehidupan keluarganya dan bertahan bisa tetap sekolah di sekolah menengah atas ( SMA )
Perjuangan Mint membuahkan hasil, selain banyak universitas menawarkan bea-siswa, Mint yang cantik memperoleh predikat Miss Uncensored News Thailand 2015.
Tentu Mint mendapat hadiah besar dan tidak kekurangan dana lagi.
Tapi Mint bersujud di kaki ibunya dàn berjanji akan tetap membantu ibunya pungut sampah dan mencari barang bekas, Mint tidak menjadi Malin Kundang yang lupa diri dan sombong..karena itu tetaplah hidup dalam kasih dan kerendahan hati. Rina