Menjadi Berkat Bagi Sesama dan Memuliakan Tuhan|Thursday, June 29, 2017
You are here: Home » Uncategorized » JANGAN BOSAN

JANGAN BOSAN 




jadi diri sendiri dan sukacita

 

” Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagai mana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”     Efesus 4:32

Sobat wanita,

Suatu ketika anak saya bertanya,”Mengapakah saya selalu saja menyapa orang yang tidak mau memaafkan ?” Bukankah itu akan mempermalukan diri sendiri jika ternyata sapaan kita diacuhkan olehnya. Pertanyaan yang cukup menggelitik dan sangat masuk di akal.

Singkat cerita , beberapa tahun yang lalu memang saya pernah berbeda pendapat dengan tetangga yang kebetulan orang percaya, namun pendapat itu bukanlah hal yang penting atau hal yang besar, dan sekalipun demikian saya  selalu mengalah dan meminta maaf bahkan selalu saja beritikad baik entah mengirim kue atau apapun, namun tetangga itu tetap angkuh….. anak saya pun bereaksi mengapa saya terus saja menyapanya setiap bertemu. Tahukah sobat wanita…dunia mengatakan, kalau kita sudah melakukan sesuatu kebaikan dan tidak dianggap…ya sudah lupakan dan tinggalkan.

Sobat wanita dalam kitab Galatia 6: 9 menyatakan ,” Janganlah jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita kan menuai…” jelas sudah dikatakan dalam Firman Tuhan,  lakukan saja bagian kita, tidak usah memikirkan respon orang yang menyakiti kita, toh kita hanya berjumpa sesekali atau mungkin sering berjumpa tidak jadi masalah, tetapi pikirkanlah janji Tuhan, di mana akan datang masanya sobat wanita akan menuainya kebaikan berlipat-lipat dari Tuhan.

Masih ragu..?

Jangan lagi…percayalah karena beberapa waktu setelah itu,  banyak sekali kebaikan yang saya terima dari Tuhan atas apa yang saya lakukan . Mari sobat wanita…mulailah punya hati yang mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain, janganlah perkataan maaf itu hanya di bibir saja, tetapi ke luar dari dasar hati yang penuh kasih.

Mulailah pada hari ini untuk menjadi saksi- saksiNya untuk memuliakan nama Tuhan di manapun kita berada , bukankah Tuhan Yesus telah memberi contoh, saat disalibkan justru  Tuhan Yesus mengampuni mereka yang menyalibkanNya.