Menjadi Berkat Bagi Sesama dan Memuliakan Tuhan|Tuesday, October 17, 2017
You are here: Home » ROHANI yang TERTIDUR

ROHANI yang TERTIDUR 





“ Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang yaitu bahwa  saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur……..”Roma 13:11a

Wanita…..

Tahukah ……. jika kita tidur dengan waktu yang cukup sangat berguna bagi tubuh. Selain dapat mengistirahatkan otot syaraf, menghilangkan kelelahan/stress, dapat membuat tubuh menjadi segar kembali. Kebiasaan tidur pulas tanpa waspada juga berbahaya. Karena banyak orang kelelahan tertidur dengan pulas sehingga saat bahaya mengancam mereka tidak menyadarinya. Seperti peristiwa kebakaran , gempa bumi, banjir,……yang didapati justru penghuni rumah terlelap dan menjadi korban karena terlalu pulas tertidur.

Begitupula, jika rohani kita tertidur maka akan berbahaya juga  bagi jiwa kita. Mengapa? Karena orang yang rohaninya tertidur sudah pasti tidak menyadari keadaaan sekitarnya dan tidak tahu apa yang Tuhan  inginkan di hari –hari ini. Tertidur secara rohani adalah suatu kiasan mungkin kita masih rajin ke gereja, masih terus  melayani  dengan rajin. Namun, secara iman dan roh kita tertidur dengan tidak merasa  ada ikatan yang intim lagi dengan Tuhan.

Wanita….. kita harus terus berjaga-jaga dalam roh…..musuh kita iblis sedang menunggu kesempatan  yang paling tepat untuk menghancurkan kita “ ……..seperti singa mengaum-ngaum berkeliling mencari kesempatan untuk melumpuhkan iman kita”. Jangan sampai kita terjebak dengan rutinitas –rutinitas yang sebenarnya kelihatan rohani , tetapi esensinya tidak ada.                   1 Tesalonika 5 : 6-8

Jemaat Romapun mengalami hal yang sama dengan apa yang kita rasakan. Paulus  mengingatkan kepada mereka agar meninggalkan  kepalsuan mereka. Paulus meyakinkan mereka jika, mereka       ( termasuk kita sekarang) tetap melakukan dosa lama dan hidup kembali sebagai manusia lama maka Tuhan akan melupakan apa yang sudah kita lakukan..dan pasti akan menghukum kita pada saat kedatanganNya kelak. 1 Tesalonika 4 : 1-18.                                                                                                            Jangan sampai saat kita sudah mengawali dalam roh justru kita mengakhirinya dalam daging…….hasilnya pasti sudah jelas kehancuran.

Mungkin wanita …. perlu disegarkan kembali :

@  Kembali pada kasih mula-mula kepada Tuhan dengan cara :

-masuk dalam menara  doa kembali secara pribadi dan  kita meminta perkenanan Tuhan dengan  tulus, penuh kerendahan hati, dan iman yang yakin agar Roh Kudus melawat kita kembali

- tingkatkan intensitas doa ,pujian dan penyembahan

- kembali merenungkan Firman Tuhan ( mengulang membaca firman Tuhan)

@ Cariah waktu untuk hal-hal yang dapat memacu kerohanian dan keimanan kita dengan :

-rajin masuk pada komunitas yang membangun kerohanian kita seperti komunitas doa, komunitas sel, study bible, dll

- banyaklah membaca buku rohani yang meningkatkan kualitas kerohanian kita dan  untuk mengetahui perkembangan  dan menambah wawasan kerohanian kita (Namun, tidak menggantikan Firman Tuhan (Alkitab) karena Alkitab ( word of God)  adalah acuan dan pegangan utama serta tuntunan hidup bagi  kita semua.

@ Tetap andalkan Tuhan bukan manusia dalam mengimplementasikannya.

“Bangunlah  dari tidur dan tetaplah berjaga-jaga di dalam roh maka kita dapat mengantisipasi untuk tetap teguh iman dan pengharapan dalam Tuhan “