Menjadi Berkat Bagi Sesama dan Memuliakan Tuhan|Thursday, June 29, 2017
You are here: Home » News » Hati Nurani 1 ( kecerdasan moral  )

Hati Nurani 1 ( kecerdasan moral  ) 




WhatsApp-Image-20160529

Hati Nurani 1 ( kecerdasan moral  )

Pada kesempatan kali ini, saya hendak membagikan salah satu unsur utama dari kecerdasan moral yaitu hati nurani. Hati nurani berfungsi sebagai radar diri untuk mengetahui dan menerapkan cara bertindak yang benar.

Seringkali orang merasa jaman dahulu kala tampaknya kondisi lebih baik, terkontrol dan lebih teratur tidak seperti jaman sekarang dimana kriminalitas, kekacauan dan tindak asusila sudah menjadi hal yang lumrah meski hanya sebagian kecil saja yang terekspos di sosial media.

Zaman yang kita tinggali sekarang ini adalah era globalisasi dimana kita bisa informasi mudah didapat untuk berbagai kalangan. Di era seperti inilah kita perlu memfilterisasi informasi-informasi tersebut dikarenakan begitu mudahnya mendapat informasi tersebut bisa dari berbagai macam gadget termasuk smartphone yang sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat, bahkan anak-anak kecil sekalipun sudah diberikan gadget oleh orang tuanya untuk bermain.

Di satu sisi kemajuan teknologi membawa berbagai hal positif di dalam kehidupan kita akan tetapi di satu sisi pun hal tersebut membawa pengaruh buruk jikalau kita tak bisa memfilterisasinya. Seperti yang baru terjadi sekarang ini, teman meracuni kopi teman baiknya, pemerkosaan di bawah umur dan bahkan baru saja terjadi pemerkosaan disertai dengan pembunuhan yang sangat amat sadis. Sosial media pun bahkan tidak memfilterisasinya.

Informasi-informasi tersebut pun bisa sampai kepada semua kalangan tanpa ada filterisasi karena media sosial menganggap hal tersebut sebagai hal yang benar tanpa memikirkan perasaan korban atau pun tersangka. Hal ini pun bisa menjadi pelajaran bagi beberapa kalangan yang mungkin menggunakan informasi tersebut untuk bertindak yang tidak sepatutnya dilakukan. Maka dari itulah kita memerlukan hati nurani guna sebagai radar diri kita untuk mengetahui dan menerapkan cara bertindak yang benar.

Hati nurani adalah suara hati yang membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan salah. Hati nurani yang kuat adalah landasan yang kuat bagi kehidupan yang baik, kehidupan kemasyarakatan yang baik, serta perilaku beretika.

Hati nurani pun berkaitan dengan moralitas; bersama-sama dengan empati dan kontrol diri, hati nurani merupakan inti bagi kecerdasan moral. Pada masa sekarang ini dimana banyak skandal yang melibatkan pejabat tinggi yang menjadi berita utama, dakwaan terhadap sumpah palsu, perzinahan, plagiarism dan pengunaan obat-obatan secara illegal semakin meluas.

Internet pun semakin menakutkan, semakin banyak situs-situs yang mengajarkan permusuhan, aliran sesat, terorisme, pornografi, penjualan senjata tajam dan api, serta menunjukan seks bebas, materialisme, kekerasan, kekasaran dan perilaku menyimpang. Hal ini pun juga didukung dari video game dimana semakin kasar, liar dan dapat bertindak negatif di permainan tersebut masyarakat lebih menyukainya bahkan mereka bisa bermain sepanjang hari di permainan tersebut karena dianggap mereka sedang menikmati kebebasan (kecanduan akan game tersebut). Bahayanya, jika diri kita tidak mampu memfilterisasi hal tersebut tanpa disadari kehidupan di video game tersebut bisa kita bawa ke dunia nyata dan dipraktekan seperti kasus yang terjadi pada Devin Moore tanpa dia sadari dirinya telah membunuh tiga polisi dan mencuri mobil milik polisi.

Ketika kasus itu terjadi, Devin Moore masih bocah dan menyangka dirinya sedang memainkan permainan video game. Kasus yang menimpa Devin Moore, hanyalah satu kasus dari berbagai kasus yang tidak terekspose yang terjadi di sekeliling kita. Pentingnya kita memiliki hati nurani yang kuat sebagai radar diri untuk memfilterisasi hal-hal yang terjadi di sekeliling kita.

Melatih hati nurani agar hati nurani kita bisa menjadi radar diri yang kuat untuk memfilterisasi hal-hal yang terjadi di sekeliling kita. Pertama, kita bisa memulainya dengan menciptakan konteks bagi perkembangan moral diri kita. Hal ini dapat kita mulai dari kejadian-kejadian yang sehari-hari kita alami yang dimana kita rasa dari hal tersebut kita bisa pelajari integritas dan kejujuran. Melakukan hal yang benar dari hal-hal yang kecil, misalkan memberi kursi kita ke orang tua atau bagi yang membutuhkan dan memaafkan musuh kita meski hal itu adalah hal yang sulit bagi kita.

Berespon benar di kala barang,orang dan situasi ( BOS )  tidak benar adalah salah satu tindakan yang melatih hati nurani kita.

 

By Rina